Senin, 29 Desember 2014

Catatan bebas Bahasa Inggris

Akhir-akhir ini nilai Bahasa Inggrisku semakin meningkat. Tapi untuk kemampuan ‘aku rasa’ juga meningkat. Karena itu aku mencoba membuat catatan bahasa Inggris, tolong sarannya ya... Muah! J

Strings Attached

Somehow since we met
Since then we talk to each other
Just strings attached
If only that, when it will begin?

Getting started with halo and ending goodbye
Though there something to say
But I think it would aggravate the situation
I know, if it continues like this
A farewell will soon happen fast

Actually, what do you think of in this silence?
Hey, in your heart you cry, is not it?
Do not cry
Because I'm not ready to wipe your tears

If only you know, I'm always lonely
I want to be loved by anyone
Although only one percent
I want to brave, brave for not lonely
I want to joked with everyone
Including you, although it is too crisp

I also want to be loved by you
Although only considered a friend or relative
The important thing I loved
One percent was not what
As long as we are always contiguous
Seeing you laugh and entertain myself
Will make me happy

Somehow since we met
Since then we talk to each other
Just strings attached
If only that, when it will begin?

Even though we are different steps
However, we can tune, is not it?
Even though you are not that sensitive as plant
Keep smiling in front of me was why

Somehow since we met
Since then we talk to each other
Just strings attached
If only that, when it will begin?

I want you to keep on laughing
I want you to keep on here
I want you to keep on say hello
Although only .... just strings attached ...

Selasa, 23 Desember 2014

About Me

Hay, nama saya…. Ini biodata saya., ;)
Nama Lengkap : Nabila Almira
Nama di Dunia maya : Mirala Bilana (panggil Mira)
Nama Fans (biarpun ngga punya) : ~miRAX
Nama Panggilan : Nabila, Bila, Bella (Hmm kalo udah jadi ibu-ibu pastii dipanggil Almari )
Hari, tempat, tanggal lahir : Senin Wage, rumah, 4 Januari 1999
Agama : Islam
Golongan darah : O... donat
Hobi : Menggambar, membuat cerpen (klo yg ini selalu gagal), ndengerin musik, dll.
Sekolah : - SD  = SDNRSBI Pati Kidul 01
                - SMP= SMPN 02 Pati
                 - SMA= SMAN 2 Pati *keplok keplok*
Lagu Kesukaan : Lagunya AKB48, JKT48, POP-Indoesia, (agak suka) Korea,lagu solonya Itano Tomomi
Oshi dari AKB48 : Itano Tomomi (sekarang udah Grad)
Makanan kesukaan : Yang halal (note: tidak suka restoran mewah, karena bayarnya mahal)
Minuman kesukaan : Yang halal
Judul cerpen karyaku yang paling tenar : Dengarlah Kata Hatiku

Tentang Nabila :
Aku orangnya kadang bikin sebel kadang bikin orang ketawa. Saking pendiamnya, banyak yang pengen tahu aja tentang aku. Hobi banget menggambar, klo pas ngerjain PR ada yang sulit, kutinggal nggambar. Nanti klo udah fress, lanjutin lagi… Kebiasaan buruk saya sering lupa bilang thank you. Entah mengapa akhir-akhir ini aku selalu jadi pelupa, padahal masih muda dan belum nini-nini. Kebanyakan mikir kali…
Kota yang ingin saya kunjungi adalah Yokohama, Moscow, New York. Kalau ke Jakarta dan Bandung udah. Saya termasuk aneh juga sih, banyak yang belum pernah ke Bali pengen kesana, tapi saya nggak tertarik.
Aku paling tidak suka kalau harus mengulang kejadian sedih yang sudah pernah terjadi. Tapi, kalau terulang lagi ya sudahlah, kuterima saja. Saya suka deja Vu
Suka sekali sama misteri apalagi hal-hal metafisika (note : jangan takut sama saya, saya bukan 'HANTU'). Tidak suka ketidak jelasan, jadi kalau ngomong sama aku harus jelas ya.
Ngga menganggap diri sendiri cantik (karena cinta pertama saya bilang 'saya ngga menarik'). Ngga suka dibanding-bandingkan dan saya termasuk ambigu.
Ingin sekali menjadi sahabat yang selalu ada, tapi entah mengapa tidak bisa. Tidak suka cowok galak yang hobi banget marah-marah because tipe pemarah ngga bisa diajak diskusi. Agak tidak suka dengan sifat egois cowok, tapi karena itu sifat alami~ngalah deh~
Sering dibilang 'terlalu rajin' dan 'kadang pemalas' oleh teman-teman. Iya sih, disuruh ngerjain nggak pakai soalnya pun entah mengapa soalnya ketulis juga, kalau yang 'agak pemalas' mungkin saya sering terlihat menguap di kelas (eeehh~)
Hobi banget mager tiap hari Minggu, kalau liburan ya nggak.

Tokoh favorit : Magic Kaito KID
Tokoh yang dikagumi : Detective Conan
> Respon Nabila kepada :
1. Cowok yang dicintainya : Dicuekin, dibete'in,disenyumin, dijelek-jelek'in, dibikin sebel, dibikin bad mood, dibikin ketawa, itu semua sebagai tanda sayang.
2. Cowok yang biasa : ngomong kalau perlu, kalau nggak perlu dicuekin
3. Cowok yang ngganggu nabila : tangan kanan UGD,tangan kiri neraka, pilih mana (wks)
4. Cowok yang tidak dikenalinya : cuek, kadang pasang muka senyum tapi nggak tau kenapa deg-degan (e, cie~~)

Daftar lagu JKT48

Seperti yang kita tahu, JKT48 adalah idol grup berbasis di Jakarta dan merupakan sister grup AKB48. Idol grup dibentuk tahun 2011 dan merupakan sister grup pertama AKB48 yang berada luar negeri. Grup ini memiliki konsep yang sama dengan AKB48 yakni 'idola yang dapat anda jumpai setiap hari'. Oke sekian basa-basinya, inilah daftar lagu JKT48!


A. Album Heavy Rotation



1. Heavy Rotation (lagu favoritku ke 1)
2. Kimi no Koto ga Suki Dakara
3. Ponytail to Chou-Chou
4. Baby! Baby! Baby!
5. Shonichi (lagu favoritku ke 2)
6. Wasshoi J! (lagu yang cocok untuk referensi yel-yel)
7. Oogoe Diamond (lagu favoritku ke 3)
8. Gomenne Summer (lagu favoritkuke 4)
9. Namida Surprise!
10. Hikokigumo (lagu favoritku ke 5)


B. Album River



1. River (lagu favoritku ke 6)
2. Mirai no Kajitsu
3. Sakura no Shiori
4. Kimi ni Au Tabi Koi wo Suru


C. Album Yuuhi wo Miteiru Ka



1. Yuuhi wo Miteiruka (lagu favoritku ke 7)
2. Nagai Hikari
3. 1!2!3!4! Yoroshiku!
4. Viva Hurricane


D. Album Koisuru Fortune Cookie



1. Koisuru Fortune Cookie
2. Baby! Baby! Baby! Passionate PrayerVersion
3. First Rabbit (lagu favoritku ke 8)


E. Album Manatsu no Sounds Good



1. Manatsu no Sounds Good
2. Bingo!
3. Kimi to Boku no Kankei

F. Album Flying Get!



1. Flying get (lagu favoritku ke 9)
2. Hanikami Lolipop
3. Korogaru Ishi ni Nare
4. Dareka no Tame ni
5. Shoujotachi Yo
6. Seifuku ga Jama wo Suru

G. Album Gingham Check



1. Gingham Check (lagu favoritku ke 10)
2. Utsukushii Inazuma
3. Kondo Koso Ecstasy
4. Boku wa Ganbaru
5. Sakura no Hanabiratachi

H. Album Kokoro no Placard



1. Kokoro no Placard
2.Kurumi no Dialogue
3. Lucky Seven
4. Iiwake Maybe
5. Message on a Placard


J. Kaze wa Fuiteiru



1. Kaze wa Fuiteiru
2. Eien Pressure
3.Wink wa 3 Kai
4. Juryoku Sympathy
5. Kiss datte Hidarikiki

K. Setlist Boku no Taiyou



1. Dreamin Girls
2. Run Run Run
3. Idol Nante Yobanaide
4. Higurashi no Koi
5. Boku to Juliette to Jet Coaster
6.Takeuchi Senpai
7. Deja Vu
8. Squall no Aida ni
9. Lay Down
10. Boku no Taiyou
11. Sonna Konna Wake de
12. Himawari

L. Setlist Seishun Girls



1. Seishun Girls
2. Beach Sandal
3. Blue Rose
4. Kinjirareta Futari
5. Don't Disturb
6. Virgin Love
7. Boku no Uchiage Hanabi
8. Yakusoku Yo
9. Korogaru Ishi ni nare
10. Cinderella wa Damasarenai
11. Hizuke Henkousen
12. Fushidara na Natsu
13. Kimi ga Hoshi ni Narumade
14. Ame no Doubutsuen

M. Setlist Renai Kinshi Jourei



1. Squall no Aida ni
2. JKT Sanjou
3. Anokoro Sneakers
4, Namida no Shinkokyuu
5. Renai Kinshi Jourei
6. Kuroi Tenshi
7.Heart Gata Virus
8. Tsundere!
9. Switch
10. Manatsu no Christmas Rose
11. JK Nemurihime

N. Setlist Dareka no Tame ni



1. Tsukimisou
2. Warning
3. Tanjoubi no Yoru
4. Bird
5.Nage Kiss de Uchi Otose
6. Shinkirou
7. Rider
8. Seifuku ga Jama wo Suru
9. Natsu ga Icchatta
10. Koike
11. Tsuki no Katachi
12. Dareka no Tame ni
13. Sakura no Hanabiratachi
14. Skirt, Hirari
15.Namida Uri no Shoujo

O. Setlist Pajama Drive



1. Tenshi no Shippo
2. Pajama Drive
3. Junjou Shugi
4. Temodemo no Namida
5. Kagami no Naka no Jeanne Da Arc
6. Hisatsu Teleport
7. Gokiken Naname na Mermaid
8. Futari nori no Jitensa (lagu yang sering kudengar)
9. Two Years Later
10.Inochi no Tsukaimichi (lagu terfavoritku)
11. Kiss Shite Son Shiciatta
12. Boku no Sakura
13. Shiroi Shirts

Sekian daftar lagu JKT48 yang saya tahu, hehehe, semoga bermanfaat
^Arigatou~Gozaimashu^

Minggu, 14 Desember 2014

Terjemah Itano Tomomi - Fui ni (Suddenly/Tiba-tiba)

Fui ni anata ga lala lala lala la~~~ Hahaha, tiap hujan aku nggak nyadar kalau nyanyi lagu ini :D Lagunya emang cocok didengerin pas hujan, apalagi temanya... hm... jatuh cinta tiba-tiba, pasti sakit rasanya. Biasanya kalau tiba-tiba jatuh cinta, jatuhnya pun juga tiba-tiba, meweknya pun bisa seminggu (tapi, aku ngga pernah mewek gara-gara hal itu) dan sakitnya tuh disini didalam hatiku~~ eitss kok nyanyi lagunya 'lekong'? -,-
Oke deh, ini terjemahannya, meski ngga 100% akurat kayak yag nerjemahin (?)

Romaji
fui ni anata ga watashi no hidari te tsunaide (tsunaide)
toori wo watatte kureta toki
naze darou? nanka DOKI DOKI shita yo
hatto suru you na nukumori yubisaki kanjite (kanjite)
omowazu gyutto nigiri kaeshite
hoka no hito to wa chigau sono tokimeki
anata ga suki da to ima ni natte kizuku

ikutsuka no koi wo shite kitashi
iron na keiken shite kita
te wo tsunagu sonna koto kurai ja
kodomo jimite mono tarinakatta no ni...

tenmetsu shiteru no wa shingou dake janai
hashitta sei de iki wo hazumasete tonari wo miru
anata wa itsumo to nani mo kawarazu ni
sukoshi saki wo aruku sono kimochi wakaranaku naru yo

fui ni kokoro no dokoka ni BIRI BIRI tsutawatta (tsutawatta)
itoshisa sakkaku datta no? tte
kiite mitatte kyoton to surun deshou ne?
datte muishiki no uchi ni migite wo nobashite (nobashite)
watashi no HAATO tsukandan desho?
anata wa kitto omoi dashite kurenai
chiisana dekiru koto isshun dake no kiseki

yasashisa wa komorebi no you ni
ato kara hinata to kizuku mono
guuzen ni kigi ga zawameite
sono atatakasa ni shiawase ni naru

nee demo moshi kaze ga yande shimattara
hikage ni hitori tori nokosareru shi fuan deshou?
anata no senaka soba de miteiru to
nazeka sakki yori mo arukikata hayaku mieru yo

fui ni anata ga watashi no hidari te tsunaide (tsunaide)
toori wo watatte kureta toki
naze darou? nanka DOKI DOKI shita yo
hatto suru you na nukumori yubisaki kanjite (kanjite)
omowazu gyutto nigiri kaeshite
hoka no hito to wa chigau sono tokimeki
anata ga suki da to ima ni natte kizuku
oudan hodoute wo tsunaide kureta koto
anata no nukumori ima mo kanji nagara...

itsudatte fui ni suki ni naru


Indonesia Translate

Seperti mimpi, Tiba-tiba kau menggenggam tangan kiriku (menggenggamnya)
Dan menyeberangi jalan bersama
Mengapa? Jantungku berdebar
Aku terkejut merasakan kehangatan di ujung jariku
Tanpa pikir panjang, aku menggengam tangan Anda sebagai balasan
Aku merasa kau berbeda dari orang lain
Sekarang aku menyadari bahwa aku mencintaimu

Aku punya banyak pengalaman cinta
Hanya menggenggam tanganmu
Seperti anak kecil, tidak cukup bagiku ...

Lampu lalu lintas bukan satu-satunya yang berkedip
Karena aku berlari, aku berhenti untuk menarik napas dan melihatmu di sebelahku
Kau sama seperti biasa, tidak ada yang berbeda
Kau berjalan mendahuluiku dan aku tak mengerti bagaimana perasaanmu
Seperti mimpi, tiba-tiba hatiku seperti tersengat listrik
(berdebar)
"Apakah itu cinta ilusi?"
Jika aku memintamu mengatakannya, kau akan bingung, kan?
Aku tidak sadar mengulurkan tangan kananku
(Tidak sadar)
Kau menggenggam hatiku, bukan?
Kau pasti tidak akan ingat
Bahwa insiden kecil menjadi sebuah keajaiban untuk sesaat

Kebaikan seperti sinar matahari melalui celah pohon
Kau akan menyadari itu cerah setelah itu hilang
Kebetulan, pohon-pohon berdesir
Seakan senang dengan kehangatan yang...

Hei, tapi, bagaimana jika angin berhenti?
Tidakkah kau cemas karena kau ditinggalkan sendirian di tempat teduh?
Ketika aku menatap punggungmu, di sampingmu
Tampaknya kau mempercepat langkahmu karena kesal
Seperti mimpi, Tiba-tiba kau menggenggam tangan kiriku (menggenggamnya)
Dan menyeberangi jalan bersama
Mengapa? Jantungku berdebar
Aku terkejut merasakan kehangatan di ujung jariku
Tanpa pikir panjang, aku menggengam tangan Anda sebagai balasan
Aku merasa kau berbeda dari orang lain
Sekarang aku menyadari bahwa aku mencintaimu...
Kau menggenggam tanganku di zebracross
Sekarang aku merasa kehangatanmu ...

Ah, mengapa tiba-tiba aku jatuh cinta padamu?

Sabtu, 06 Desember 2014

Little Note : Suddenly

Brr... hujan hujan gini enaknya ngegalau, ngopi dan ngeteh ria hehehe... Kalau aku sih tidur dibalik selimut sambil ngetik dibalik bantal (emang bisa? bisa dong \:v/ ). By the way, hujan hujan gini emang bikin bete, masa cucian udah dua hari ngga kering-kering? Terpaksa dikeringin pake kompor (itu mbakar mah). . .

Suddenly

Entah mengapa awan begitu kelabu, mungkin hujan akan turun. Aku teringat mitos bahwa keadaan langit sama seperti yang dirasakan orang yang kita sukai saat ini. Namun, dalam lubuk hati ini, aku ragu terhadap mitos itu. Tidak mungkin dia saat ini seperti awan dilangit,tapi aku mencemaskannya. Perasaan rindu dan cinta terpendam ini akan kuakhiri begitu bertemu dengannya. Aku merasa perasaannya akan menjadi kelabu. Titik-titik air mulai menetes, semakin lama, semakin deras. Segera kubuka payungku dan menunggu seperti orang bodoh.
Lampu lalulintas menatapku, ingin mengatakan sesuatu. Ia menunjukkan warna merah, mungkin ia ingin aku berhenti melakukan ini, tapi aku tidak bisa. Sejak berpisah dengannya dihari kelulusan, perasaanku bimbang. Aku menyukainya, sangat menyukainya. Dia, dia tidak menunjukkan respon apapun.Ya, karena bukan aku dihatinya, ada wanita yang lebih baik dariku dihatinya. Namun, ia hanya bisa menatap jauh wanita itu, memendam perasaan, sama sepertiku.
Saat memandangi zebracross, aku teringat kejadian lima tahun lalu.Serasa seperti mimpi, kau tiba-tiba menggenggam tanganku dan menyebrangi jalan bersama. Tertawa selayaknya anak kecil dan berakhir di stasiun kereta. Kita pernah selalu bersama, mengisi kekosongan meski hanya sebagai teman. Seandainya kau memilih orang lain, aku kan tersenyum sebagai temanmu. Kita pernah hangout meski tujuannya untuk membeli hadiah ultah wanita itu, kau dan aku bertengkar hanya karena hal kecil. Pertengkaran itu segera mereda setelah kau memilih hadiah yang juga kusuka. Dreamcatcher yang berkilau bagai dirimu dimataku.
Musim mulai berganti, dibulan September itulah aku benar-benar patah hati. Aku mengayuh sepedaku sekencang-kencangnya, berharap air mataku terhapus oleh angin. Tanpa kusadari, kau berteriak ‘Apa salahku?!’,ku tak mampu menjawabnya, perasaan ini tak bisa kuungkapkan saat itu. Menyapamu saja, aku tak bisa, aku berusaha bersikap biasa. Melihat kau dengan wanita itu serasa duri dimataku. Saat kelulusan hampir tiba, diam-diam aku memasukkan surat kedalam tasmu. Aku berharap kau membacanya dan menemuiku sekarang.

Keadaan jalan saat ini begitu sepi, aku putus asa. Kuputuskan untuk menyebrang jalan dan meninggalkanmu,namun kakiku terasa berat untuk melangkah, begitu ambigu. Lampu lalulintas menyala hijau, kupaksa diriku untuk menyebrang ditengah hujan deras. Air mataku mulai menetes, hatiku semakin dingin, akankah kehangatan saat itu kembali, akankah? Tiba-tiba, seseorang menggengam tanganku, seperti mimpi waktu itu, kau tersenyum padaku. Kita menyebrang hingga lampu lalulintas berganti warna.

Jumat, 05 Desember 2014

Catatan gombal : 404 not found

Selamat pagi, siang, sore, malam, subuh, broh! Wakwak, kemarin nemu catetan (lagi-lagi kemarin), ngga nemu sih, emang tak sengaja menemukannya ketika mengorak-arik tas someone (maklum naluri detektif muncul). Begitu baca ni catetan, gue ngakak-ngakak sendiri, tau-tau si pemilik datang langsung nyerobot dan gue dimarahin sampe basah kuyub :'(
Untunglah gue ingat isinya, jadi gue bongkar disini deh :v
Ini nih isi catetannya -___-


Saat pertama bertemu denganmu
Kau sangat menawan
Hampir saja, kulupa segalanya
Kau yang paling indah
Dan yang menyukaimu, ternyata tak hanya diriku

Tak'kan pernah ada yang menyadari
Tak'kan pernah ada yang mengerti
Perasaan dan pertemuan kita ini
Bagai sebuah keajaiban
Kini tak kan kulepaskan perasaanku
Kini tak kan ada yang menghalangi
Tuk dapatkan dirimu
Kan kupertaruhkan semua untukmu

Saat kusapa dirimu
Tatapanmu, bagaikan berlian yang berkilau
Hampir saja kubuta karna sinarmu
Dan seluruh lelaki didunia ini
Mungkin ingin sekali memilikimu

Pernahkah kamu jatuh cinta pada seseorang
Jika belum, bolehkah aku mencintaimu
Kamu sangat menarik meski terkadang pemalas
Namun itulah yang menarik
Kata-katamu selalu membuatku bahagia

Ku ingin menjadi kekasihmu 
Bukan hanya mimpi, tapi kenyataan
Dengan mawar merah ini
Maukah kau menjadi kekasihku?


Ya Allah, semoga aja dia ngga buka blog gue yang satu ini.
Oke, sekian pidato dari saya. . .

Puisi : 404 not found

Sebagai siswa 'korban' kurikulum 2014 eh 2013, membuat puisi spontan emang gampang-gampang susah. Kemarin, ada tugas buat puisi tentang 'Reptil' dan 'Pasar Ikan', dan rata-rata puisi buatan kawan seperjuangan dari awal hingga akhir hayat, gokil-gokil. Masa sih 'Reptil bentuknya abstrak'? Masa sih cuman kata 'amis' yang tergambar begitu dengar kata 'Pasar Ikan'? Kan kasihan, ntar 'Pasar Ikan'-nya nangis loh dikatain 'amis'. Emang kalian mau dikatain 'amis' biarpun kalian 'amis'? Nggak kan'? Masa sih cuma anaknahkoda eh anakonda yang terlintas dipikiran kalian begitu dengar kata 'Reptil'? Nggak juga kan'. By the way, dari awal kata higga kesekian kata pasti kalian penasaran dengan puisi saya, yah,mungkin kalian akan sama pendapatnya dengan saya... 'Puisi yang aneh' -_-

Pasar Ikan

Jauh aku memandang
Pasar ikan terkembang
Dipenuhi para pedagang
Dari Merauke sampai Sabang

Para pedagang banjiri pelelangan
Tak ketinggalan pula para nelayan
Ikut kejatuhan durian
Eh, bukan durian, tapi keuntungan

Disudut-sudut pasar
Kutemui wisatawan nyasar
Mereka berteduh di warung dekat pasar
Sambil makan bersama keluarga besar

Sungguh nikmat menyantap ikan
Sambil curi curi pandang
Ke wisatawan tampan
Asal negri Sumedang

Wakwak, baris terakhir itu emang bener-bener spontan. Tau ngga pas buat ni puisi pas laper, mikir makanan lagih, dan akhirnya kata Sumedang, negri asal tahu Sumedang terlintas dipikiran saya. Oke deh, sekian dari saya. Muah muah :)

Selasa, 28 Oktober 2014

Little Note : Will Lose

Aku ini bagaikan ayam yang seharusnya tak pernah kesepian. Semua ayam pasti memiliki banyak teman, kemana pun ia pergi, ia selalu memiliki teman. Tak sepertiku, kemanapun aku pergi, aku tak memiliki teman yang seharusnya kumiliki. Setiap kali ingin memiliki teman, aku tak pernah bisa menjadi diriku sendiri. Ketika aku kembali menjadi diri sendiri, entah mengapa semuanya hilang begitu saja. Bisa dikatakan, aku adalah orang yang tak bisa jaim (jaga image) terlalu lama. Setiap manusia selalu menginginkan kesempurnaan tapi... yang tak sempurnapun selalu ingin diingini atau diharapkan manusia. 
Aku yang tak sempurna ini harus memaksa diri untuk sempurna. Karena selalu dipaksa hidup menjadi sempurna, aku tak pernah bisa menjadi diriku sendiri dan tak pernah bisa menjadi sempurna sampai kapanpun.Aku tahu, jika aku terus begini, aku akan kehilangan. Ketika aku memiliki perasaan yakni cinta, aku tak mampu mengungkapkannya karena merasa terpaksa sempurna di depan matanya. Aku merasa bukan diriku ketika berada dihadapannya, bahkan untuk membuatnya bahagia, rasanya aku tak sanggup meski itu berhasil.
Rasanya, ketika aku melihat orang lain, aku selalu merasa mereka lebih hebat daripada aku. Meski aku memiliki bakat yang dibilang jenius pun, aku selalu merasa kalah karena selalu terpaksa sempurna. Dan ketika aku meninggalkan keterpaksaanku, aku akan kehilangan segalanya, segala yang kumiliki selain keluargaku, rumah tempatku berlindung.

Sabtu, 11 Oktober 2014

Cerita Misteri Pertama



Maaf ya kalau ceritaku ini ngalor-ngidul-ngetan-ngulon alias kesana-kemari, nggak jelas. Maklum baru pertama kali membuat cerita berbau misteri, selamat membaca ya....

Dibalik Sinar Rembulan

Aku tidak tahu aku berada dimana saat ini,  keadaan disekitarku begitu gelap dan menakutkan. Perlahan, aku menyadari kalau ini perpustakaan.  Kutelusuri rak-rak buku, aneh, semua buku disini tidak berjudul. Tiba-tiba, ada buku yang jatuh. Segera kuambil buku itu, kubolak-balik, kosong, tidak ada tulisannya sama sekali. Ketika sampai dihalaman terakhir, tertulis nama seseorang dengan huruf Jepang.
Pandangan mataku berubah, ke jalan raya di tepi pantai. Kulihat kelangit, ah, bulan purnama, pantas saja disekitarku agak terang. Jantungku dikagetkan oleh  mobil yang menerobos tembok pembatas dan tercebur ke laut. Diseberang sana, tampak seseorang berdiri menatap mobil itu, bibirnya tersenyum sinis. Matanya berbalik melihat kearahku, aku tidak tahu apa yang akan terjadi karena alarm membangunkanku. Astaga! Masih jam tiga pagi! Pasti ada merubah setelan waktunya, tapi, siapa? Mama? Tidak mungkin, Papa? Nggak juga, Pembantuku? Hm.. mungkin.
 *****
 Matahari muncul diufuk timur, aku bergegas pergi kesekolah.
“Soon Shin, papa antar ya?,” ayah berjalan menuju mobil.
“Tidak usah, pa. Soon Shin jalan kaki saja”
“Nanti kalau kamu capek gimana?”
“Nggak papa, daripada Soon Shin terlambat terjebak macet, lebih baik  Soon Shin jalan kaki saja”
“Hm... okelah, papa mengizinkan kamu jalan kaki”
Kucium tangan Papa dan Mama, lalu bergegas ke sekolah. Ditengah perjalanan, persis dijalan raya dalam mimpiku, orang-orang berkerumun disitu. Kulihat polisi mengambil sesuatu dari laut dengan derek. Ternyata dugaanku benar, yang diambil itu mobil. Keadaan mobil itu mengenaskan, kulihat pengemudinya. Apa, tidak mungkin! Tidak mungkin, orang itu!
Aku berlari sekuat tenaga meninggalkan tempat itu. Jantungku berdebar keras, benarkah mimpiku menjadi kenyataan? Apakah aku mendapatkan petunjuk tentang kematian seseorang? Aku berusaha untuk tidak memikirkannya lagi. Aku melihat jam tanganku, astaga, aku hampir terlambat!!
*****
 Semua murid berlarian menuju gerbang sekolah, tampak seorang guru memarahi mereka. Bahkan ada dihukum, beruntunglah Soon Shin sudah tiba duluan. Seorang guru lagi menghampiri rekannya.
“Tidakkah terlalu kejam menghukum mereka. Lebih baik mereka diberi surat keterangan, bukan?” kata guru itu.
Namun, rekannya itu tetap tidak mendengarkan. Merasa tidak dipedulikan, guru itu pergi.
*****
Aku bingung mencari kelasku, maklum aku baru pindah disini. Aku melihat lorong, kuputuskan untuk menelusuri lorong itu. Aku terkejut, hampir saja aku menabrak guru.
“Sen... sensei tidak apa-apa? Maaf, saya bantu ya...” kataku sambil memungut buku.
“Hm... terima kasih. Kamu murid baru? Namamu Lee Soon Shin, kan?”
“I...iya, saya bingung mencari kelas saya”
“Oh, kebetulan sekali, saya wali kelas anda. Mari kutunjukkan kelasmu...”
Aku mengikuti Sensei, sebelum masuk kelas, aku harus mengganti sepatuku. Kemudian, sensei memperkenalkan diriku dihadapan teman-temanku. Sensei menyuruhku untuk duduk, beruntunglah ada kursi kosong dipojok. Ketika aku berjalan, semuanya memandangiku dengan ramah. Saat istirahat, aku bingung harus apa. Tiba-tiba ada yang menepuk bahuku.
“Hai anak baru! Perkenalkan, namaku Nanako Yamato, kalau kau?”
“Aku Lee Soon Shin, salam kenal...”
“Aku dengar kau dari Korea, senang bisa berteman denganmu...”
“Senang berteman denganmu juga”
“Oh ya, Lee-chan, bagaimana perasaanmu di sekolah baru?”
“Hm... ya begitulah, aku sedikit gugup”
Tiba-tiba segerombolan siswa masuk ke kelas, mereka membicarakan pembicaraan yang serius.
“Eh, apa? Tamura-sensei meninggal?” kata seorang dari mereka
“Ya, meninggal tadi malam. Kau tahu  kecelakaan disekitar sini kan’? Itu Tamura-sensei!”
Aku terkejut, kecelakaan disekitar sini kan’ kecelakaan yang tadi. Aku menulis huruf Jepang yang kulihat semalam. Meskipun aku bisa berbahasa Jepang, untuk huruf yang satu ini aku kesulitan membacanya. Kutepuk pundak Nana-chan.
“Nana-chan, kau bisa membaca ini?”
“Hmm... ah, ini kan’ nama lengkap Tamura-sensei, darimana kau tahu?”
“Se...sebenarnya aku memimpikan kecelakaan itu, dalam mimpiku, Tamura-sensei dibunuh oleh seseorang”
“Dibunuh?! Kau yakin?”
“Aku yakin! Kalau ada seseorang yang terluka, orang tersebut tersenyum sinis, bukankah orang itu dibunuh?”
“Tapi, aku ragu. Nanti, kita selidiki bersama”
“Ok!”
Bel tanda istirahat usai berdering, aku mengikuti pelajaran hingga usai. Ternyata sekolah di Jepang sama saja dengan sekolah di Korea. Tiba-tiba Nana-chan menarik lenganku.
“Ayo kita pecahkan misteri ini!” katanya bersemangat
“Baiklah, pertama-tama kita kemana?”
“Kita ke tempat Tamura-sensei kecelakaan saja”
Kami bergegas ke tempat itu, dari tadi aku merasa ada yang memperhatikan kami.
 *****
 “Kasus kecelakaan ini sulit dijelaskan!” kata detektif sambil melihat TKP.
“Benar, tuan. Kondisi korban saat itu baik-baik saja, tidak dalam keadaan mabuk. Tiba-tiba dia membanting stir, menghantam tembok pembatas dan meninggal karena paru-parunya dipenuhi air” kata asistennya.
“Kalau membanting stir, berarti dia berusaha menghindari sesuatu”
“Tapi tuan, menurut saksi mata, tidak ada apapun dijalan”
“Apa? Ayolah, kenapa kasus ini begitu misterius?”
Soon Shin mendengar percakapan mereka, jantungnya berdebar, ia berpikir keras. Jika itu pembunuhan, bagaimana cara si pembunuh membunuh korbannya? Kalau pembunuhnya hantu, ah, tidak mungkin, pasti ada cara yang lain. Soon Shin berpikir keras, Nana-chan menepuk pundaknya.
“Apa kamu mendapat sesuatu?”
“Belum, kasus ini begitu sulit, aku tak dapat memikirkannya”
“Kalau begitu, kita pulang saja, besok kita pikirkan lagi...”
Soon Shin dan Nana-chan meninggalkan tempat itu. Tampaknya seseorang mengikuti mereka, Soon Shin menjadi gelisah. Ia memandangi langit, bulan purnama bersinar begitu terang, terang sekali.
 *****
 Aku menunggu didepan lift, ketika pintu lift terbuka, aku langsung masuk. Tiba-tiba lelaki muda menghentikan pintu lift. Ia tersenyum padaku, ia kelihatan lelah sekali. Pintu lift tertutup, aku dan lelaki itu diam saja. Aku memandangnya, tiba-tiba dia berbalik kearahku. Lagi-lagi, dia tersenyum padaku, ah, aku rasa bakalan terjadi hal buruk.
“Kau tinggal dilantai 14 kan’?” tanya lelaki itu tiba-tiba
“I... iya...”
“Berarti berjarak satu lantai denganku, aku tinggal dilantai 13”
Tiba-tiba, pintu lift terbuka, lelaki itu keluar, memandangku lagi.
“Kalau begitu sampai jumpa, kuharap kita bisa bertemu lagi dilain waktu”
“Iya tuan, kuharap juga begitu...”
Pintu lift akan tertutup, tiba-tiba lelaki itu berbalik sambil berteriak
“SAMPAI JUMPA DI NERAKA NANTI!”
Jantungku berdebar keras, apakah perkataan lelaki itu benar? Lampu lift mati, aku merasa lift ini jatuh, mengarah kebawah dan bukk! Kurasa lift ini sudah jatuh kebawah. Aku merasakan sakit yang amat sangat didadaku, kulihat tanganku, ada darah! Aku sadar bahwa aku tertusuk sesuatu, pandanganku mulai samar-samar. Aku melihat lelaki tadi, ia melihatku dengan senyum sinisnya. Aku sudah tidak kuat lagi, rasanya, aku benar-benar... mati
 ******
 Esoknya, dalam sekejap, apartemen itu dipenuhi orang termasuk wartawan, polisi, detektif, dan saya, si penulis. Saya melihat seorang gadis SMA berlari kearah kerumunan, ia jatuh berlutut, airmatanya mulai menetes.
“Naaaaaaaaaaaaannnaaaaaaaaaaaaa!!!!” teriaknya.
Benar, gadis itu Lee Soon Shin, ia ingin sekali memeluk sahabatnya itu, tapi, polisi menariknya menghindar dari mayat sahabatnya itu. Ibu Soon Shin menghampiri anaknya itu, memeluknya, ia mengerti benar perasaan anaknya saat ini.
“Sudahlah Soon Shin, jangan menangis lagi, biarkanlah Nanako pergi dengan tenang”
“Tapi, bu, Nanako, teman pertamaku dinegri ini...”
“Soon Shin, kalau kau begini terus, Nanako tidak bisa pergi dengan tenang”
Soon Shin menghapus airmatanya, ia berdiri dan beranjak pergi.
 *****
 Aku memandangi diaryku, ah, apa aku harus menuliskan kejadian ini dibuku harianku. Aku tidak sanggup, kuletakan diary itu disampingku. Tanpa kusadari, aku sudah terlelap dalam tidurku. ‘Soon Shin...’ suara lembut itu? Apa itu mimpi? Aku berusaha bangun, akhirnya berhasil juga. Tapi, suara lembut itu masih saja terdengar, kulihat jendela kamarku, cahaya bulan purnama masuk kekamarku. Samar-samar, kulihat seorang lelaki berdiri dibalik korden. Ba... bagaimana bisa dia masuk kesini? Matanya bersinar merah, menebus korden kamarku.
“Kemarilah, ikutlah bersamaku!” katanya lembut
Tiba-tiba tubuhku bergerak sendiri, ada apa ini? Aku berusaha melawan, berteriak sekuat tenaga.
“PERGI! PERGI DARI SINI, PERGIIII!!!”
Aku melihat korden, dia menghilang! Ah, alarmku bunyi lagi, ini mimpi? Tapi kenapa terasa begitu nyata? Aku mempersiapkan diri dan bergegas pergi kesekolah. Ketika berjalan masuk ke halaman sekolah, semua orang memandangiku dengan aneh. Aku melihat diriku dicermin, tidak ada yang aneh, semuanya sempurna. Aku berjalan kelorong yang dulu kulewati. Entah mengapa ingatan tentang Nana-chan lewat dikepalaku. Ketika aku belok, aku menabrak seseorang, apa ini Deja Vu? Kulihat orang yang kutabrak, tidak mungkin, Nana-chan?!
“Nana-chan, kamu masih hidup?!”
“Apa yang kamu pikirkan? Bukankah aku sudah mati?!”
Aku tersadar, aku ada dikamarku, kulihat kedepan, lelaki itu masih berdiri, matanya merah bersinar, begitu menyeramkan.
“Ikutlah denganku!”
“Kenapa aku harus mengikutimu?!”
Seberkas ingatan menghembus pikiranku. Aku melihat diriku saat itu, ah, itu aku yang berumur delapan tahun. Wajahku imut sekali ditambah hanbok yang cute. Aku melihat nenekku sedang melakukan sesuatu, aku ingat! Saat itu nenekku yang seorang shaman melaksanakan ritual pemujaan dewa. Tiba-tiba petir menyambar, hujan turun dengan lebat, si kecil aku mendengar suara rubah, aku ketakutan dan memeluk nenek. Nenekku mengerutkan alisnya.
“Tidak mungkin, cucuku, kau persembahan yang diinginkan Gumiho?!”
Aku kembali dikamar, tanpa sadar aku melihat pakaianku, sejak kapan pakaianku berubah menjadi Hanbok? Kamarku makin terang karena rembulan, kulihat lelaki itu lagi. Dia sudah menampakkan sembilan ekornya, matanya makin bersinar.
“Aku tidak mau ikut denganmu, kau sudah membunuh guruku dan sahabatku!”
Dia menarik tanganku. Aku berusaha melepasnya.
“Lepaskan aku, aku tidak mau!”
Tiba-tiba, nenekku datang, ia mengusir Gumiho itu dan memakaikanku kalung.
“Cucuku, itu adalah kalung untuk menghindari Gumiho, jangan sampai kau melepasnya” kata nenekku. Aku memeluk nenekku, Gumiho itu menyerigai.
“Soon Shin, aku pasti akan mendapatkanmu!”
Gumiho itu menghilang, ibuku masuk ke kamar, memelukku.
“Kau harus menjaga dia! Gumiho itu akan terus mengkuti anakmu kemana pun dia pergi” kata nenekku sambil melepaskan pelukanku.
“Baiklah, bu. Aku akan menjaganya”
 *****
 Tak terasa waktu pun terus berlalu, kini aku sudah dewasa. Sekarang aku menjadi detektif di negriku sendiri, Korea. Kali ini, aku menghadapi kasus sulit, bayangkan seorang wanita tewas didalam ruang tertutup. Padahal ketika kuselidiki, wanita itu tidak bunuh diri melainkan dibunuh. Aku mengemudikan mobilku sambil memikirkan kasus ini. Kulihat langit, bulan purnama. Handphoneku berdering, segera kujawab telepon itu.
“Halo, ini siapa?”
Soon Shin, kemarilah, ikutlah denganku....”
Apa? Gumiho itu masih mengikutiku sampai sekarang? Tiba-tiba ada sinar yang menyorotiku. Kulirik kebelakang, tidak! Gumiho itu!
“Apa yang kamu inginkan, PERGI DARI SINI!!” teriakku.
Kulirik lagi kebelakang, Gumiho itu hilang, syukurlah. Saat kulihat kedepan, Gumiho itu berdiri ditengah jalan, aku tidak menghindarinya. Aku pikir dia mati kalau aku menabraknya. Tapi tidak, sebuah energi gaib membuat mobilku terpental dan tercebur ke laut. Aku rasa aku sudah tamat, benar-benar sudah tamat!